Makan Malam Jumat @ Simpang

February 28th, 2008

26375339abendessen_dekorationaufdemtisch

Malam itu, Kamis sekitar jam 12, daerah dago gerimis. Saya dan temen-temen ubt baru saja keluar dari gsg. Sampai di gerbang belakang kampus gajah, tiba-tiba hujan menjadi deras. Semua yang mau makan malam (kedua, maksudnya), berhamburan terpisah, kecuali saya dan empat temenku yang nekat mau makan di simpang dago. Hujan dan kedinginan bandung, belum meruntuhkan semangat kebersamaan kami.


Dan akhirnya kami makan di warung kaki lima yang menjual nasi goreng padang. Kebetulan aink belum pernah makan nasi goreng khas padang. Apa bedanya coba?

“Bedanya di penggunaan bumbunya”, kata salah satu temenku yang kebetulan aseli minang.

Sambil menunggu pesanan jadi kami ngobrol-ngobrol sedikit. Aku sedikit melamun. Mengobrolkan sebisanya yang bisa di obrolkan pokoknya. Menanyakan apa yang sedang dan akan dilakukan. Biasa, basa-basi. Teh panas yang dihidangkan pun kami obrolkan.

“Efek kalo kita makan atau minum minuman yang terlalu panas itu dapat membuat mulut kita bau loh (bau mulut maksudnya, red)” kata salah satu temenku, sebut saja Dave, sambil meniup-niup teh di depannya yang mengepul.

“Iya gitu?” komentarku sambil manggut-manggut.

“Kalo makan sup berkuah gitu sama saja nggak?” kata, tememku satunya, sebut saja Jamie.

“Ya, asal nggak panas-panas amir-lah” jawab Dave

Aku nggak terlalu ngeh pada obrolan kita malem itu, selain hawanya memang tiris pisan, juga perutku yang luar binasa lapar, belum kemasukan nasi sejak kemarin. Makanya tadi aku pesen dengan porsi 1,5.

Akhirnya setelah makan nasi goreng padang (overall lumayan lah daripada lu manyun, apalagi sambel-nya yang agak aneh, yang malah membuatku ketagihan), kami menyerempet-nyerempet dikit mengenai hidup ini. Secara tadi aku keceplosan ngomong kalo, hanya udara dingin, hanya naik motor beberapa kilo saja, jangan-lah manja, hidup di luar lebih keras dan kejam. Iya gitu??? (Iya gitu, lagi :D)

Dan akhirnya, kita semua berpisah. Aku menghela nafas membayangkan masih jauh perjalanan ini. Aku harus pulang, minum susu hangat dan tidur neh. Yiuk Marie,,,

(coba apa, esensi cerita yang aku tulis diatas, aku juga nggak ngerti dah, mungkin aku ingin mengabadikan momen tersebut, sehingga kelak ketika aku membaca tulisan ini 10 tahun lagi, aku ingat kejadian tersebut, padahal nggak penting neh kejadian dan nggak berkesan, so what?)

Terakhir

February 20th, 2008

Cimg5808_1

Inilah pidato yang akan aku sampaikan saat terakhir aku menjabat jadi ketua ubt.

Sebelumnya saya mau berterima kasih kepada teman-teman semuanya yang hadir pada hari ini. Hari ini adalah hari terakhir saya memikul tanggung jawab saya sebagai ketua dari unit ini. Hari ini adalah hari terakhir bagi saya untuk memimpin sebuah organisasi mahasiswa di itb. Hari ini adalah pidato kenegaraan saya yang terakhir,,,

Pada kesempatan terakhir ini  saya sangat berterima kasih kepada ubt angkatan 2004, kalian bukan temenku, tapi kalian adalah saudara-saudaraku, Irwan, Imron, Yudha, Jumadi, Eko, yah, 3,5 tahun kita bersama-sama di sebuah ikatan yang bernama UBT ini. Kita telah mengarungi kehidupan di UBt dari masa-masa terpuruk, berjaya hingga mempunyai adik-adik ini.

Saya juga berterima kasih kepada kakak-kakak saya, Kak David, Kak Rudi, Kak Sigit, Kak Eka, Kak Reinard, Kak Aldo yang telah membimbing kita semuanya terutama angkatan 2004. Sekaligus juga saya berterima kasih dan bangga kepada kalian angkatan 2005, 2006 dan 2007. Saya yakin kalian akan meneruskan dan membuat unit ini menjadi unit yang maju, solid dan berprestasi. Saya yakin itu.

Pesan terakhir saya adalah, boleh dibilang bahwa pada masa 2004 ini masa titik balik kebangkitan UBT, dan ini harus diteruskan. Cita-cita 2004 bukan hanya sampai disini, omong kosong saja kalau tidak diteruskan perjuangan kami. Saya ingin bercerita sedikit, masa kepengurusan kemarin adalah semacam break event point, titik balik kebangkitan UBT, ketika kita hampir 2 tahunan terpuruk, dan sekarang mulai bergerak bangkit lagi, dan kita sekarang sudah berada di track yang benar,kalau grafik kita sedang dalam garis yang bergerak naik,  dan bagaimana kita akan meneruskannya menjadi yang lebih baik. Saya berani bilang, kita hampir saja menjadi unit olahraga terbaik di ITB, hampir saja, mungkin kalah sama PS. Kita telah mengadakan turnamen, menjuarai berbagai kejuaraan, sehingga bulutangkis itb sekarang mempunyai nama di Jawa Barat, kekompakan kita yang pelan-pelan terbenahi dan anggota kita yang semakin banyak.

Ya, kami angkatan 2004 percaya pada kalian semuanya untuk meneruskan apa yang telah kita rintis.

Sekali lagi saya mohon maaf secara pribadi dan mewakili teman-teman pengurus semuanya, bahwa masih banyak kekurangan disana-sini selama saya memimpin,

Pesan untuk kepengurusan berikutnya, pertama, program-program yang belum terlaksana pada kepengurusan ini semoga bisa dilaksanakan pada kepengurusan ke depan. Yang kedua, bagaimana kita bisa menciptakan kekompakan, kesolidan dan keloyalan kepada UBT, setelah berhasil menciptakan hal tersebut, baru kita terjun pada pelaksanaan program-program nantinya yang akan di rumuskan.

Terakhir saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semuanya yang telah memberikan penuh kepercayaan kepada saya untuk memimpin, begitu banyak ilmu, pengalaman yang telah saya dapat selama saya jadi Ketua UBT yang tiada ternilai harganya.

Demikian dari saya, terima kasih

UBT,,,UBT,,,UBT,,,ITB!!!

Cimg5856

(Pidato di atas, sebenarnya aku susun sebelum hari Minggu kemarin, tapi ternyata teksnya ketinggalan, karena terburu-buru, halah!, sehingga saya sedikit improvisasi, dan sebenarnya ada beberapa yang terlewat pada saat saya pidato kemarin, sehingga mungkin pidato diatas lah yang ingin aku sampaikan. Selamat buat Nanda, kamu harus yakin!)

Wanita Episode 2

February 16th, 2008

Wanita_indonesia

Nerusin tulisan yang beberapa waktu aku tulis yang banyak di komentarin oleh temen-temen yaitu mengenai Wanita. Okey, pake W dengan caps lock. Sekali lagi, makhluk satu ini emang makhluk misterius yang susah ditebak. Agar para wanita senang dulu :p, aku ceritakan beberapa kelebihan tentang seorang wanita. Kata orang, wanita mempunyai kekuatan dalam mempesona laki-laki, mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki, mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri dan mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dan daya hidup dan juangnya juga melebihi seorang laki-laki, terbukti dengan umur panjangnya yang melebihi laki-laki (yang konon katanya, kalo laki-laki hamil dan mengeluarkan anaknya dari perut, pasti ude mati !, nggak tahan sakit dan pengorbanannya). Ya begitulah wanita.

Selain itu yang khas dari wanita adalah air mata. Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan. Beda dengan para lelaki yang sok jaim untuk menangis, nah lo!

Selain itu naluri dan insting para wanita jauh lebih kuat daripada para lelaki.

Pernah membaca mengenai perbedaan naluri laki-laki dan pria. Naluri alami seorang laki-laki adalah hal-hal yang maskulin seperti menjadi dominan, kasar, memaksa, melindungi wilayahnya, menjadi Terkenal, dll. Sedanngkan naluri alami dari wanita adalah hal-hal feminim  seperti ingin terlihat cantik, ingin terlihat sexy, berlindung, ingin menghibur, sifat keibuan, ingin disayang dan menyayangi, dll. Entahlah, apa ini benar atau nggak, soalnya koq para lelaki disebutnya banyak yang jelek, dominan, kasar, memaksa, sedangkan wanita malah nyebutnya yang baik-baik nggak ada yang jelek, ah, tak betol neh kawan.

Kebetulan membahas tentang naluri, apa sih naluri itu? Didalam otak manusia, ada respon-repon otomatis yang dapat langsung bereaksi tanpa kesadaran kita. Hal ini menjelaskan mengapa jika seorang wanita merasakan “cinta” kepada seorang pria, dia akan sulit menjelaskannya… hal ini dikarenakan respon otomatis dalam otaknya bereaksi secara otomatis… Makanya jika wanita sudah “jatuh cinta” dengan seorang laki-laki, dia tidak dapat melakukan apa-apa dan akan sulit untuk bisa menolaknya dan susah untuk menjelaskannya, mengapa?
Mengungkit tulisan sebelumnya, bahwa wanita lebih banyak berfikir secara emosi, dibandingkan dengan logika, yah itu memang benar. Antara emosi dengan naluri yang dimiliki seorang wanita itu memang sangat berhubungan. Kadang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata dan logika.

Gimana para pria, sudah mengertikah? Contoh saja kalo belum mengerti (saya juga masih nggak begitu ngerti koq): Kenapa para wanita suka akan sinetron? Suka akan drama? Suka akan novel? Boro-boro dah nonton sinetron indonesia yang sering nggak masuk akal dalam dunia nyata (ini pendapat para lelaki yang selalu menggunakan logikanya, tercetus kata nggak masuk akal!) mendingan nonton iklan daripada nonton sinetron. Tapi mengapa mereka suka? Mengapa para beliau-beliau ini direla-relain pulang cepet, nggak masak, nggak bersih-bersih rumah demi melihat sebuah sandiwara sinetron? Ya, karena kebanyakan sinetron itu adalah permainan emosi. Dan wanita suka itu.

Masih nggak ngerti kan para pria, yah begitulah mereka. Coba kalo kita bentar aja nonton sebuah sinetron di tv swasta:
“Itu rumah gede, mobil bagus, tapi kerjaannya pacaran mulu, bertengkar mulu, cinta-cintaan mulu, kapan nyari kerjanya tuh, nggak masuk akal!”

“Tuh, wanita di tempeleng gitu, koq masih setia-setianya balik, kalo gw mah ude aku tinggal minggat!”

“Cerita koq isinya bertengkar terus, niatnya ngejahatin orang mulu, emang semua orang sejelek itukah. Dasar sinetron!!! Ganti…ganti…mana remotenya!”

Hehehehehehe,,,,

Satu lagi, kenapa kaum hawa ini rela nunggu iklan diantara sinetron yang disayanginya, beda sama kita yang selalu pegang remote untuk terus mengganti channel. Mungkin kalo di balik ditanya:
“Kenapa pria suka nonton bola? Kenapa suka nonton tayangan olahraga, balap kek, tinju kek? Kenapa pria suka nonton berita?”

Coba apa jawab para pria.

“Ah, banyak juga wanita yang suka nonton bola!”

Hehehe, kalo ini kelitnya para pria neh :D

Satu hal lagi men, para lelaki di dunia ini menyebut kalian para wanita berfikiran pendek, suka yang nyaman-nyaman, nggak suka tantangan, kalo udah nyaman ya sudah. Tapi mengapa yah, kalo dalam hubungan pria-wanita, ekspektasi para wanita lebih jauh dibandingkan dengan para pria. Hhmmmm, teuing ah!

Ini yang terakhir (kali ini serius!, hehehe), kita ingat-ingat jaman kecil kita. Pas waktu kecil, kita para lelaki maenannya apa coba? Maen layang-layang lah, maen balap-balapan, naik sepeda, maen game, pokoknya ada persaingan disana, bahkan direlain bertengkar segala. Coba para wanita kecil, maenannya boneka-boneka barbie, masak-masakan (masih jaman gitu?) apa lagi yah…ya itulah pokoke! Ude beda kan dari sononnya?

Dan akhirnya aku tutup tulisan ini (bukan berarti nggak bersambung loh), dengan sebuah  anekdot cantik untuk para wanita, yaitu ini:

Wanita memiliki karakter yang berbeda berdasarkan usianya. Perbedaan yang menonjol adalah ketika ada seorang pria yang menggodanya.

Wanita berusia dibawah 20 tahun akan berkata:

“Siapa sih….?” pada pria yang menyukainya.

Wanita yang berusia 20 tahunan akan berkata:

“Siapa ya?” untuk memilih pria yang disukainya.

Wanita yang berusia 30 tahunan akan berkata:

“Siapa aja deh!” untuk menikah dengan seorang pria. :D

(Tulisan di atas ini aku buat karena nggak nyangka banyak yang berkomentar kepadaku ketika menulis tentang wanita sebelumnya. Thanks to manik raja yang jadi referensi, dan beberapa ref
erensi lainnya yang beneran aku lupa dari mana, pokoknya pernah ngebaca gitu. Dan juga seorang wanita yang banyak sekali berperan dalam pandanganku mengenai wanita, dan tentu saja para temen-temen wanitaku selama ini yang sempet-sempetnya menjawab pertanyaan-pertanyaan bodohku. Dasar kalian wanita, misterius, susah di tebak!!!, hehehe…)

Ayat Cinta

February 16th, 2008

2065120655_fb11cc006eAku menemukan beberapa hadist-hadist tentang cinta. Sebuah nasihat indah tentang cinta dari Rasulullah. Kemudian saya juga menemukan sebuah doa bagus yang diajarkan Rasulullah. Silahkan di renungkan.

قال رسول الله ص. م. حبب حبيبك هونا ما عسي ان يكو ن بغيضك يوما ما وابغض بغيضك هونا ما عسي ان يكو ن حبيبك يوما ما (رواه الترمذي

Artinya :
Rosullah Saw, bersabda, Cintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa
saja suatu saat nati ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah
sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu.
(HR. Al-Tirmidzi).

قال رسول الله ص. م. مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم مثل الجسد اذا الشتكي منه عضو تداعي له سائر الجسد باالسهر والحمي (رواه مسلم

Artinya:
Perumpamaan
orang-orang yang beriman dalam hal rasa saling mencintai, saling
mengasihi, saling berkasih sayang adalah seperti satu tubuh yang ketika
satu anggota tubuh itu ada yang mengeluh, maka seluruh tubuh merana
mengaduh dengan terus jaga tidak bisa tidur dan merasa panas. (HR.
Muslim).

Hadis diatas menurut saya begitu indah, dan pernahkah aku, kita merasakan hal seperti itu? Merasa sakit ketika orang yang dicintainya sakit???
Satu contoh yang bagus adalah seorang ibu yang anaknya sedang sakit. Apa yang dirasakan ibu itu??? Bukan hanya merasakan sakitnya, tapi minta agar sakit yang diderita anaknya, hingga nggak bisa tidur, tidak nafsu makan bahkan menangis, pindah ke ibunya. Itulah cinta sebenarnya.

Ini doa yang diajarkan Rasulullah tentang cinta:

عن رسول الله ص. م. انه كان يقول في دعائه اللهم ارزقني حبك وحب من ينفعني حبه عندك اللهم مارزقتني ممااحب فاجعله قوة لي فيماتحب اللهم ومازويت عني مما احب فاجعله فراغا لي فيما تحب(رواه الترمذي

Artinya:
Dari
Rasulullah Saw. yang bersabda dalam satu doanya, “Ya Allah, berilah aku
rezeki cinta Mu dan cinta orang yang bermanfaat buat ku cintanya di
sisiMu. Ya Allah segala yang Engkau rezekikan untukku diantara yang aku
cintai, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk mendapatkan yang Engkau
cintai. Ya Allah, apa yang Engkau singkirkan diantara sesuatu yang aku
cintai, jadikan itu kebebasan untuku dalam segala hal yang Engkau
cintai. (H R. Al-Tirmidi)

Kenapa ilham, sedang jatuh cintakah???? Kekekekekek,,,,!!!! :p

Pertemuan

February 16th, 2008

Cahaya dan melati
keduanya mendekati
satu dari langit, satu dari bumi
Panah-panahnya menusukku
dan tertumpah darahku di cawan cinta

Tabir ini akan terkuak habis
sebentar lagi, manisku
Sayap-sayapmu kan ku pegang
dan kita bentangkan bersama-sama

Lembut cahanya, dan juga bunganya
terang dan semerbak
hanya kagumku yang berdecak
kuterpesona dan ku jatuh ke kedalaman cinta

Sejuta embun-embun pagi akan menerimamu
di rerumputan rumahku
yang akan selalu mencairkan jiwamu

Wahai bidadariku, tersenyumlah
dengan membawa cahaya dan melati itu.

    pesan singkat
    panganpuranipun, lagi menyesuaikan dengan transformasi ke WP, jadi kaco semua tulisan, semoga bisa berbenah sehingga enak dibaca
    Kutipan
    Sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak semua bangsa. (Pembukaan UUD 1945)
    Blogroll
    Tags